Saturday, May 21, 2016

MPPL – Manajemen Sumber Daya Manusia

I.            MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

1. Organizational Breakdown Structure



2. Work Breakdown Structure







3. Responsibility Assignment Matrix



NB :        R = Responsible Organizational Unit
P = Performing Organizational Unit

 

4. Stakeholder Assignment Matrix (APR)


NB :        A = Accountable
P = Participant
R = Reviewing Required
I = Input Required

S = Sign-off Required

Sunday, May 8, 2016

MPPL – Manajemen Mutu Perangkat Lunak

I.            MANAJEMEN MUTU

Manajemen mutu proyek merupakan suatu proses untuk memberikan jaminan bahwa hasil dari sebuah proyek sesuai dengan standar atau sasaran yang telah ditetapkan.
ISO 9126 adalah standar internasional yang diterbitkan oleh ISO untuk evaluasi kualitas perangkat lunak dan merupakan pengembangan dari ISO 9001. Standar ini dibagi menjadi empat bagian yang masing­masing menjelaskan model kualitas, metrik eksternal, metrik internal, dan metrik kualitas yang digunakan.

Ada enam ukuran kualitas yang ditetapkan oleh ISO 9126, yaitu fungsionalitas, kehandalan (reliability), kebergunaan (usability), efisiensi, portabilitas, serta keterpeliharaan (maintainability).

·         Functionality: kemampuan menutupi fungsi produk perangkat lunak yang menyediakan kepuasan kebutuhan user.
·         Reliability: kemampuan perangkat lunak untuk perawatan dengan level performansi.
·         Usability: kemampuan yang berhubungan dengan penggunaan perangkat lunak.
·         Efficiency: kemampuan yang berhubungan dengan sumber daya fisik yang digunakan ketika perangkat lunak dijalankan.
·         Maintainanility: kemampuan yang dibutuhkan untuk membuat perubahan perangkat lunak
·         Portability: kemampuan yang berhubungan dengan kemampuan perangkat lunak yang dikirim ke lingkungan berbeda.

Masing­masing karakteristik kualitas perangkat lunak model ISO 9126 dibagi menjadi beberapa sub­karakteristik kualitas, yaitu:

Functionality

·         Suitability : Kemampuan perangkat lunak untuk menyediakan serangkaian fungsi yang sesuai untuk tugas­tugas tertentu dan tujuan pengguna.
·         Accuracy : Kemampuan perangkat lunak dalam memberikan hasil yang presisi dan benar sesuai dengan kebutuhan.
·         Security : Kemampuan perangkat lunak untuk mencegah akses yang tidak diinginkan, menghadapi penyusup (hacker) maupun otorisasi dalam modifikasi data
·         Interoperability : Kemampuan perangkat lunak untuk berinteraksi dengan satu atau lebih sistem tertentu.
·         Compliance : Kemampuan perangkat lunak dalam memenuhi standar dan kebutuhan sesuai peraturan yang berlaku

Reliability

·         Maturity : Kemampuan perangkat lunak untuk menghindari kegagalan sebagai akibat dari kesalahan dalam perangkat lunak.
·         Fault tolerance : Kemampuan perangkat lunak untuk mempertahankan kinerjanya jika terjadi kesalahan perangkat lunak.
·         Recoverability : Kemampuan perangkat lunak untuk membangun kembali tingkat kinerja ketika terjadi kegagalan sistem, termasuk data dan koneksi jaringan.

Usability

·         Understandibility : Kemampuan perangkat lunak dalam kemudahan untuk dipahami.
·         Learnability : Kemampuan perangkat lunak dalam kemudahan untuk dipelajari.
·         Operability : Kemampuan perangkat lunak dalam kemudahan untuk dioperasikan.
·         Attractiveness : Kemampuan perangkat lunak dalam menarik pengguna.

Efficiency

·         Time behavior : Kemampuan perangkat lunak dalam memberikan respon dan waktu pengolahan yang sesuai saat melakukan fungsinya
·         Resource behavior : Kemampuan perangkat lunak dalam menggunakan sumber daya yang dimilikinya ketika melakukan fungsi yang ditentukan.

Maintainability

·         Analyzability : Kemampuan perangkat lunak dalam mendiagnosis kekurangan atau penyebab kegagalan.
·         Changeability : Kemampuan perangkat lunak untuk dimodifikasi tertentu.
·         Stability : Kemampuan perangkat lunak untuk meminimalkan efek tak terduga dari modifikasi perangkat lunak.
·         Testability : Kemampuan perangkat lunak untuk dimodifikasi dan divalidasi perangkat lunak lain.

Portability

·         Adaptability : Kemampuan perangkat lunak untuk diadaptasikan pada lingkungan yang berbeda­beda.
·         Instalability : Kemampuan perangkat lunak untuk diinstal dalam lingkungan yang berbeda­beda.

·         Coexistence : Kemampuan perangkat lunak untuk berdampingan dengan perangkat lunak lainnya dalam satu lingkungan dengan berbagi sumber daya.
·         Replaceability : Kemampuan perangkat lunak untuk digunakan sebagai sebagai pengganti perangkat lunak lainnya.

Dikarenakan tiap orang memiliki standar yang berbeda terhadap kualitas perangkat lunak, maka hal tersebut dapat dikelompokan menjadi seserti berikut :

·         Acquirer adalah orang yang memperoleh perangkat lunak dari supplier eksternal.
·         Developer adalah orang yang membangun produk perangkat lunak.
·         Evaluator independent adalah orang yang menetapkan kualitas produk

perangkat lunak – tidak untuk dirinya sendiri tetapi untuk komunitas user – misalnya melalui jenis tool tertentu dari sebuah perangkat lunak sebagai bagian dari aktifitas profesional.


Sunday, May 1, 2016

MPPL – Monitoring Proyek Perangkat Lunak

Monitoring adalah kegiatan mengamati/meninjau kembali dan mengawasi secara terus menerus menerus atau berkala berkala kegiatan pekerjaan yang dilakukan untuk memastikan semua pekerjaan bisa dilaksanakan sesuai dengan waktu yang direncanakan atau lebih cepat dari perencanaan.
Berikut adalah gambaran Kurva S berdasarkan bobot keuangan :

Sunday, April 24, 2016

MPPL - Manajemen Biaya

Perencanaan Biaya




Estimasi Biaya



Cost Budgeting


Cost Controlling




Sunday, April 17, 2016

MPPL - Manajemen Waktu Proyek Sistem Informasi PT. Yonote

Manajemen Waktu Proyek Sistem Informasi PT. Yonote

Teknik Pengembangan yang dipilih : Teknik Prototyping

Cara Kerja : Pertama developer melakukan analisa terhadap kebutuhan kepada stakeholder lalu developer melakukan pembuatan desain secara global untuk contoh lalu dibuatkan prototype termasuk pengujian dan penyempurnaan setelah itu ditunjukan kepada stakeholder dan dilakukan evaluasi apabila stakeholder sudah setuju dengan prototype yang ditunjukan maka developer melakukan implementasi secara kodingan.

Catatan : penjadwalan pada tugas ini sangat dimungkinkan untuk tidak sesuai dengan tugas Project Charter yang sebelumnya dibuat, karena pada tugas sebelumnya hanya dilakukan perkiraan kasarnya saja (saat itu diperkirakan proyek ini akan selesai dalam kisaran 2 bulan, dan saat dihitung lebih lanjut dengan cara yang baru saja diajarkan, didapatkan waktu estimasi lebih dari 2 bulan).

1. Definisi Aktifitas
Mindmap WBS :


Maka dari mindmap tersebut dapat didaftar aktifitas yang harus dilakukan diantaranya:

Daftar Aktifitas yang Harus Dilakukan
Menghubungi Stakeholder dan Membuat Perjanjian Waktu untuk Bertemu
Melakukan wawancara kepada stakeholder terkait kebutuhan apa saja yang ada pada sistem
Menggali informasi proses bisnis pada data kepegawaian disnakertrans jawa barat
Mendefinisikan kebutuhan pengguna
Mendifinisikan kebutuhan sistem
Memilih kebutuhan apa saja yang akan ada pada sistem informasi kepegawaian disnakertrans jawa barat
Mengkonfirmasi ulang kebutuhan yang sudah kita analisis kepada stakeholder
Membuat dokumen kebutuhan yang berisi segala hasil tahapan penggalian kebutuhan dan kebutuhan final
Membuat prototype sistem informasi kepegawaian
Menunjukan hasil prototype kepada stakeholder
Mencatat hasil evaluasi prototype dari stakeholder
Implementasi sistem dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
Implementasi interface dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
Penggabungan sistem dan interface
Uji  Coba aplikasi oleh developer dan stakeholder
Evaluasi kepada stakeholder
Melakukan perubahan apabila ada kesalahan yang telah disepakati antara developer dan stakeholder sebelumnya
Mencari jasa hosting
Membeli jasa hosting
Mendeploy sistem informasi kepegawaian disnakertrans jawa barat
Uji coba server terlebih dahulu oleh developer
Pembuatan skenario pengujian
Melakukan testing oleh stakeholder sesuai dengan skenario pengujian
Melakukan perbaikan bila terjadi gangguan
Perencanaan pembuatan tim support
Perencanaan tugas tim support
Pemilihan anggota tim support
Menjalankan tim support                                                                                                                                               

2. Pengurutan aktivitas
Segala aktivitas yang telah didaftar pada poin 1, kemudian disusun secara sekuensial dari awal dan mengelompokkan tiap-tiap aktivitas menjadi Tahap dan Milestones. Keterangan : kalimat cetak tebal adalah nama proyek, tahap, dan sub tahap tergantung dengan indentasi. Sementara kalimat cetak normal adalah milestones dari setiap tahap.

Daftar Aktifitas yang Harus Dilakukan
Sistem Informasi PT.Yonote
Konsep
Mendifinisakan Kebutuhan
Menghubungi Stakeholder dan Membuat Perjanjian Waktu untuk Bertemu
Melakukan wawancara kepada stakeholder terkait kebutuhan apa saja yang ada pada sistem
Menggali informasi proses bisnis pada data kepegawaian disnakertrans jawa barat
Mendefinisikan kebutuhan pengguna
Mendifinisikan kebutuhan sistem
Analisis Kebutuhan
Memilih kebutuhan apa saja yang akan ada pada sistem informasi kepegawaian
Mengkonfirmasi ulang kebutuhan yang sudah kita analisis kepada stakeholder
Membuat dokumen kebutuhan yang berisi segala hasil tahapan penggalian kebutuhan dan kebutuhan final
Pembuatan Prototype
Desain Sistem dan Jalannya Siste
Membuat prototype sistem informasi kepegawaian
Evaluasi Prototype Kepada Stakeholder
Menunjukan hasil prototype kepada stakeholder
Mencatat hasil evaluasi prototype dari stakeholder
Implementasi Sistem
Implementasi sistem dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
Implementasi interface dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
Penggabungan sistem dan interface
Uji  Coba aplikasi oleh developer dan stakeholder
Konfimasi Akhir Hasil Implementasi
Evaluasi kepada stakeholder
Melakukan perubahan apabila ada kesalahan yang telah disepakati antara developer dan stakeholder sebelumnya
Roll Out
Mencari jasa hosting
Membeli jasa hosting
Mendeploy sistem informasi kepegawaian disnakertrans jawa barat
Uji coba server terlebih dahulu oleh developer
Testing
Pembuatan skenario pengujian
Melakukan testing oleh stakeholder sesuai dengan skenario pengujian
Melakukan perbaikan bila terjadi gangguan
Support
Perencanaan pembuatan tim support
Perencanaan tugas tim support
Pemilihan anggota tim support
Menjalankan tim support                                                                                                                               

3. Estimasi sumber daya aktivitas (sesuai dengan Project Charter)
a. Bahan
i.              Dokumen SKPL
ii.             Dokumen DPPL
b. Tenaga kerja
i.              Project manager
ii.             Developer
iii.            Application designer
iv.           Application developer
v.            Aplication analyst
vi.           Dokumentator
vii.          Tester         
viii.         Stakeholder
c.      Alat
i. Hardware
1.        PC/ Laptop
2.         Server
ii. Software
1.            Ms Visual Studio
2.            Java IDE, seperti netbeans
3.            Justinmind prototyper
4.            Ms Office

Detail tanggung jawab untuk setiap kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut :

Kegiatan
Pemilik tanggung jawab
Interview kebutuhan stakeholder
Project manager, stake holder
Fitur-fitur mengenai sistem informasi yang akan dibuat
Application Developer, Stakeholder
Melakukan desain interface aplikasi yang mengacu pada kebutuhan
Application Designer, stakeholder
Deskripsi hasil kerja berupa spesifikasi kebutuhan, source code, dan test plan (skenario pengujian)
Stakeholder, tim proyek (proyek manager, developer, designer)
Estimasi usaha setiap work product
Project manager
Testing aplikasi
Tester (dapat berupa seorang developer)
Implementasi aplikasi sistem informasi intranet
Tim proyek


4. Estimasi durasi aktivitas
Durasi setiap aktivitas diestimasi berdasar kesulitannya dan kerumitan antar yang bertanggungjawab. Aktivitas yang hanya dipegang oleh satu pihak tentu lebih cepat daripada aktivitas yang berhubungan dengan berbagai pihak.

Daftar Aktivitas yang harus dilakukan pada proyek ini
Durasi (Hari kerja)
Sistem Informasi PT.Yonote
89
Konsep
9
Mendifinisakan Kebutuhan
6
Menghubungi Stakeholder dan Membuat Perjanjian Waktu untuk Bertemu
1
Melakukan wawancara kepada stakeholder terkait kebutuhan apa saja yang ada pada sistem
2
Menggali informasi proses bisnis pada data kepegawaian disnakertrans jawa barat
1
Mendefinisikan kebutuhan pengguna
1
Mendifinisikan kebutuhan sistem
1
Analisis Kebutuhan
3
Memilih kebutuhan apa saja yang akan ada pada sistem informasi PT. Yonote
1
Mengkonfirmasi ulang kebutuhan yang sudah kita analisis kepada stakeholder
1
Membuat dokumen kebutuhan yang berisi segala hasil tahapan penggalian kebutuhan dan kebutuhan final
1
Pembuatan Prototype
5
Desain Sistem dan Jalannya Siste
3
Membuat prototype sistem informasi PT. Yonote
3
Evaluasi Prototype Kepada Stakeholder
2
Menunjukan hasil prototype kepada stakeholder
1
Mencatat hasil evaluasi prototype dari stakeholder
1
Implementasi Sistem
33
Implementasi sistem dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
15
Implementasi interface dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
10
Penggabungan sistem dan interface
5
Uji  Coba aplikasi oleh developer dan stakeholder
3
Konfimasi Akhir Hasil Implementasi
6
Evaluasi kepada stakeholder
1
Melakukan perubahan apabila ada kesalahan yang telah disepakati antara developer dan stakeholder sebelumnya
5
Roll Out
7
Mencari jasa hosting
2
Membeli jasa hosting
1
Mendeploy sistem informasi PT. Yonote
2
Uji coba server terlebih dahulu oleh developer
2
Testing
13
Pembuatan skenario pengujian
3
Melakukan testing oleh stakeholder sesuai dengan skenario pengujian
5
Melakukan perbaikan bila terjadi gangguan
5
Support
16
Perencanaan pembuatan tim support
3
Perencanaan tugas tim support
3
Pemilihan anggota tim support
3
Menjalankan Tim Support
7

5. Pengembangan jadwal
NO
Daftar Aktivitas yang harus dilakukan pada proyek ini
Durasi (Hari kerja)
Start
Finish
Predecessors
1
Sistem Informasi PT.Yonote
89
02 April 2016
30 Juni 2016
2
Konsep
9
02 April 2016
11 April 2016
3
Mendifinisakan Kebutuhan
6
02 April 2016
08 April 2016
4
Menghubungi Stakeholder dan Membuat Perjanjian Waktu untuk Bertemu
1
02 April 2016
03 April 2016
5
Melakukan wawancara kepada stakeholder terkait kebutuhan apa saja yang ada pada sistem
2
03 April 2016
05 April 2016
4
6
Menggali informasi proses bisnis pada data kepegawaian disnakertrans jawa barat
1
05 April 2016
06 April 2016
5
7
Mendefinisikan kebutuhan pengguna
1
06 April 2016
07 April 2016
6
8
Mendifinisikan kebutuhan sistem
1
07 April 2016
08 April 2016
7
9
Analisis Kebutuhan
3
08 April 2016
11 April 2016
3
10
Memilih kebutuhan apa saja yang akan ada pada sistem informasi PT. Yonote
1
08 April 2016
09 April 2016
11
Mengkonfirmasi ulang kebutuhan yang sudah kita analisis kepada stakeholder
1
09 April 2016
10 April 2016
10
12
Membuat dokumen kebutuhan yang berisi segala hasil tahapan penggalian kebutuhan dan kebutuhan final
1
10 April 2016
11 April 2016
11
13
Pembuatan Prototype
5
11 April 2016
16 April 2016
2
14
Desain Sistem dan Jalannya Siste
3
11 April 2016
14 April 2016
15
Membuat prototype sistem informasi PT. Yonote
3
11 April 2016
14 April 2016
16
Evaluasi Prototype Kepada Stakeholder
2
14 April 2016
16 April 2016
17
Menunjukan hasil prototype kepada stakeholder
1
14 April 2016
15 April 2016
18
Mencatat hasil evaluasi prototype dari stakeholder
1
15 April 2016
16 April 2016
17
19
Implementasi Sistem
33
16 April 2016
19 Mei 2016
13
20
Implementasi sistem dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
15
16 April 2016
01 Mei 2016
21
Implementasi interface dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
10
01 Mei 2016
11 Mei 2016
20
22
Penggabungan sistem dan interface
5
11 Mei 2016
16 Mei 2016
21
23
Uji  Coba aplikasi oleh developer dan stakeholder
3
16 Mei 2016
19 Mei 2016
22
24
Konfimasi Akhir Hasil Implementasi
6
19 Mei 2016
25 Mei 2016
19
25
Evaluasi kepada stakeholder
1
19 Mei 2016
20 Mei 2016
26
Melakukan perubahan apabila ada kesalahan yang telah disepakati antara developer dan stakeholder sebelumnya
5
20 Mei 2016
25 Mei 2016
25
27
Roll Out
7
25 Mei 2016
01 Juni 2016
28
Mencari jasa hosting
2
25 Mei 2016
27 Mei 2016
29
Membeli jasa hosting
1
27 Mei 2016
28 Mei 2016
28
30
Mendeploy sistem informasi PT. Yonote
2
28 Mei 2016
30 Mei 2016
29
31
Uji coba server terlebih dahulu oleh developer
2
30 Mei 2016
01 Juni 2016
30
32
Testing
13
01 Juni 2016
14 Juni 2016
19
33
Pembuatan skenario pengujian
3
01 Juni 2016
04 Juni 2016
34
Melakukan testing oleh stakeholder sesuai dengan skenario pengujian
5
04 Juni 2016
09 Juni 2016
33
35
Melakukan perbaikan bila terjadi gangguan
5
09 Juni 2016
14 Juni 2016
34
36
Support
16
14 Juni 2016
30 Juni 2016
37
Perencanaan pembuatan tim support
3
14 Juni 2016
17 Juni 2016
38
Perencanaan tugas tim support
3
17 Juni 2016
20 Juni 2016
37
39
Pemilihan anggota tim support
3
20 Juni 2016
23 Juni 2016
38
40
Menjalankan tim support
7
23 Juni 2016
30 Juni 2016
39